Monday, May 11, 2015

Shalawat Ibrahim, Secuplik Kisah Ketaatan Seorang Istri

Tadi malam ketika membaca Shalawat Ibrahim rame-rame, ketika sampai lafadz:

Sepertimana Allah telah selamatkan ke atas Sayidina Ibrahim dan ahli keluarga Sayidina Ibrahim.

Tiba-tiba saya langsung teringat Ibunda Siti Hajar. Ya, saya memang memiliki satu kesan tersendiri terhadap sosok beliau. Kesan saya terhadap beliau mungkin bisa diwakili dalam sepenggal paragraf berikut ini:

Ketika Nabi Ibrahim a.s ingin meninggalkan tempat itu, Siti Hajar mengikutinya sambil bertanya kepada suaminya mengapa dia ditinggalkan sendirian di situ. Namun Nabi Ibrahim a.s tidak mengindahkannya. Akhirnya Siti Hajar bertanya, “Apakah Allah yang memerintahkan agar aku ditinggalkan di sini?” Nabi Ibrahim a.s, menjawab, “Benar wahai isteriku.” Mendengar jawaban itu, Siti Hajar dengan hati yang beriman kepada Allah berkata, “Kalau begitu, sudah pasti Allah tidak akan mensia-siakan kita.” Dia yakin, pasti akan ada pembelaan dari Allah, Tuhan yang Maha Baik itu. Tinggallah Siti Hajar di situ sendirian ditemani si anak kecil. (sumber: Kisah Nabi Muhammad saw )
Ya, Allah telah selamatkan Nabi Ibrahim dan ahli keluarga Nabi Ibrahim. Segala bentuk ujian telah berhasil dilewati dengan nilai tertinggi. Di antara sekian banyak ujian yang harus dihadapi oleh Siti Hajar adalah ditinggalkan di tengah lembah gersang hanya ditemani seorang bayi.

Siti Hajar ini istri ke dua dalam keluarga poligami Indah Nabi Ibrahim. Beliau sangat taat kepada suaminya meskipun "seolah-olah dibuang". Keyakinannya terhadap Allah yang begitu kental membuatnya mampu menepis segala prasangka buruk kepada suaminya. Beliau begitu yakin bahwa Allah bersamanya. Beliau yakin bahwa tidak ada yang sia-sia dan setiap perkara pasti ada tujuannya. Suami beliau seorang Nabi yang mana seorang Nabi tidak-lah bertindak karena dorongan hawa nafsunya tetapi wahyu dari Tuhan. Apabila wahyu, pastilah ada yang hendak diperjuangkan.

Rupa-rupanya, beliau terpilih sebagai seorang wanita yang membuka kota Mekah yang sampai saat ini terus dikunjungi oleh umat Islam sedunia tanpa henti-hentinya.

Balik ke shalawat Ibrahim, di penggal pertama disebutkan:

Ya Allah selamatkanlah ke atas Sayidina Muhammad dan ahli keluarga sayidina Muhammad
 Nah, itulah yang Rasulullah saw ajarkan kepada kita supaya kita mendoakan perjuangan Rasulullah saw dan ahli keluarganya. Perlu di ingat, ahli keluarga Nabi Muhammad saw masih terus berjuang hingga akhir zaman ini. Semoga mereka Allah selamatkan sebagaimana ahli keluarga Nabi Ibrahim diselamatkan.







Saturday, May 9, 2015

Apakah Peranan Seorang Suami?



Tajuk keluarga memang ngak habis-habis buat dikupas, dikaji, direnungkan, diselidiki, dan yang lebih utama adalah untuk diamalkan dan dihayati. 

Pertanyaan yang diajukan kepada saya pada malam hari ini:


Sudahkah kamu, sebagai suami, sudah melaksanakan tanggung jawabmu untuk memberikan TUHAN pada keluargamu?


hm..... speechless.

teatrikal silat melawan nafsu, sebagai nasehat perkawinan dalam acara pernikahan massal

Btw, berikut ini sebuah bacaan yang membuka mata mengenai apa peran seorang suami. 

Sumbernya dari sini: Apakah Peranan Seorang Suami? Sedikit saya EYD-kan supaya mudah dibaca.

Apakah Peranan Seorang Suami?


Suami itu lelaki. Lelaki itu pemimpin. Lelaki diciptakan memiliki kelebihan dari wanita untuk tujuan memimpin ini. Lelaki mestilah mampu untuk membuktikan bahwa mereka dapat mengatasi wanita dengan segala keistimewaan ini. Bila dikatakan pemimpin menurut islam adalah seorang yang dapat berkata kepada isterinya:
  1. Kita menikah adalah karena Tuhan, oleh Tuhan dan untuk Tuhan.
  2. Kita menikah adalah untuk membangun rumah tangga Islam.
  3. Kita menikah adalah untuk menambah taqwa kepada Tuhan.
  4. Kita menikah supaya saya jadi imam, kamu jadi makmum, saya pemimpin, kamu pengikut.
  5. Kita menikah untuk melahirkan anak yang banyak sebab Rasulullah saw akan bangga di akhirat bila umat banyak.
  6. Saya akan hadiahkan kepada kamu sesuatu yang paling mahal yaitu cinta Tuhan. Bila kamu mencintai Tuhan, Tuhan akan menolong menjayakan rumah tangga kita.
  7. Saya akan buktikan bahwa bila kita dapat bercinta dengan Tuhan, kita akan jadi kaya raya lahir dan batin, aman, makmur dan mendapat keampunan Allah.
  8. Saya akan buktikan bahwa bila kita mencintai Tuhan, kita akan dapat berkasih sayang dan bercinta sampai mati dan sampai ke akhirat. Allah yang janjikan dan Allah yang mampu untuk melakukannya.
  9. Cintailah Tuhan, nanti rumah tangga akan dapat sukses menyelesaikan semua masalah.
  10. Cintalah Tuhan, POLIGAMI pun akan bahagia apalagi MONOGAMI. Bukankah Tuhan itu Maha Berkuasa, bagaimana Dia tak tahu untuk menjadikan manusia berbahagia dengan poligami, dengan kesusahan, dengan kesakitan, dengan perkongsian dan dengan penderitaan? Tanpa mencintai Tuhan, lihat, monogami pun huru hara!
Seorang suami, sebelum menikah sepatutnya sudah mengambil kursus untuk menjadi suami yang adil, yakni pemimpin yang adil. Menjadi pemimpin adil lebih susah dari menjadi doctor yang pakar atau lulusan PhD yang handal. Kursus tentangnya sepatutnya bukan 7 tahun, tapi dari awal dia dilahirkan ke dunia. ibu bapanya-lah profesornya untuk memastikan dia adalah seorang yang :
  1. Mencintai Tuhan lebih daripada mencintai ibu bapa karena Tuhan sanggup bekalkan oksigen gratis setiap saat.
  2. Amalkan rukun iman untuk hati, amalkan rukun islam untuk akal, fikiran dan fisik.
  3. Praktekkan ihsan yakni akhlak yang tinggi terutama pemurah dan penyayang, sabar, redha dan lain-lain.
  4. Dalam hidupnya, dia pandai bersyukur bila diberi nikmat oleh Tuhan. pandai bersabar bila diberi kesusahan oleh Tuhan. Orang islam, orang beriman, orang bertaqwa itu bahkan dia senang dengan kesusahan karena dengan kesusahan itu, Tuhan jadikan manusia ingat kepada Tuhan. Dalam nikmat walaupun bersyukur tapi orang lebih mudah untuk lalai dan terjebak dengan penyakit cinta dunia dan takut mati
  5. Sangat mengutamakan Tuhan dalam hidupnya, sehingga isteri-isteri dapat ditarik kepada Tuhan walaupun isteri-isteri sangat tertarik kepada dunia.
  6. Mempraktekkan Bank Tuhan, yakni segala keperluan hidup dan perjuangannya Tuhan yang sponsor.
  7. Mempraktekkan kasih Tuhan, yakni segala keperluan perhatian dan kasih sayang oleh ahli keluarga, Allah yang bekalkan. Semua terasa diberi perhatian dan kasih sayang. Allah-lah yang menggerakkan semuanya agar terjadi. Allah yang menolong sehingga terjadi, mana-mana yang manusia tidak mampu berbuat, Allah yang akan buatkan.
Bahaya besar yang paling ditakuti oleh suami terhadap keluarganya ialah ditimpa penyakit cinta dunia dan takut mati. Sebab itu rumahnya dijadikan klinik untuk merawat penyakit paling bahaya itu. Pasien akan dilatih dengan sholat yang khusyuk lima kali sehari. Sholat yang khusyuk dapat mencabut kedua penyakit tadi. Sholat khusyuk ialah :
a.     


  1. Secara serius menguasai bacaan-bacaan dan perbuatan dalam sholat.
  2. Secara serius memahami apa yang dibaca dan dibuat.
  3. Secara serius berusaha untuk merasakan perasaan yang sepatut ada di dalam bacaan dan perbuatan sholat
Insya-allah, kesan dari sholat akan terbawa dalam kehidupan, rasa takut dan cinta dan mengharap kepada Allah lama-kelamaan akan menggantikan rasa cinta dunia dan takut mati itu.
Suami yang adil menurut islam ialah suami yang mampu menjadikan keluarganya aman makmur dan mendapat keampunan dari Allah. Untuk mendapatkan semua itu, suami perlu berusaha untuk memahamkan, meyakinan dan membawa cinta keluarganya kepada Allah. Bukankah Allah SWT telah berpesan, firmannya :

Maksudnya; "SELAMATKAN DIRIMU DAN KELUARGAMU DARI API NERAKA" (surah at-tahrim : 6)

Nanti di depan Allah di dalam mahkamah akhirat, jangan berkata, "saya tidak tahu bahwa Allah pernah perintahkan supaya saya selamatkan diri dan keluarga dari api neraka". Memang syaitan dan nafsu ammarah akan bekerja dengan sungguh-sungguh supaya kita tidak memperdulikan neraka. Awas, orang islam yang tidak percaya dan tidak memperdulikan neraka dapat murtad.
Menyelamatkan diri dan keluarga dari api neraka adalah jadi keutamaan untuk kita mengusahakannya. Untuk itu kita perlu menjadikan jadikan setiap kerja kita itu sebagai ibadah, yakni dengan memenuhi 5 syarat iaitu:
  1. Niat mesti betul (yakni karena Allah)
  2. Pelaksanaan mesti mengikut syariat Allah.
  3. Agenda-agendanya mestilah halal dan bertepatan dengan syariat.
  4. Tidak meninggalkan perkara (rukun) asas yaitu rukun iman dan rukun Islam.
  5. Natijah dan hasil dari usaha membangun rumah tangga islam itu mestilah taqwa dan dimanfaatkan kepada Allah dan agama-nya.
Untuk lebih memahaminya silakan membaca buku saya bertajuk: ibadah menurut Islam. Suami apabila sudah melakukan tanggungjawab yang pokok ini, niscaya Allah akan menaungi rumah tangganya dengan memberi tambahan iman dari waktu ke waktu dan Allah akan murahkan rezeki. Allah itu pasti bereaksi dengan berbagai macam respon. Jangan sangka Allah tiada peranan dalam rumah tangga. Bahkan setiap saat, Dia-lah yang mengatur langit dan bumi dan segala isinya. Ini semua adalah janji Allah dan wajib bagi Allah itu menunaikan janji-nya.
Namun ada syarat-syarat lagi yang mesti dipenuhi yaitu delapan syarat taqwa:
  1. Dapat hidayah
  2. Ada ilmu
  3. Beramal
  4. Yakin
  5. Mujahadah
  6. Istiqamah
  7. Guru mursyid
  8. Doa
Ya, tidak bisa tidak, seseorang muslim itu hendaklah berguru dengan guru mursyid. Guru yang dilantik Tuhan, yang mempraktekkan sunnah nabi, yang bercakap dan berbuat cara-cara hidup Islam. Dia pewaris nabi kita yang sudah wafat, sedangkan dia ini dapat menghubungkan hati dengan Rasullulah saw. Hakikatnya nabi-lah yang sedang berperanan untuk menyelamatkan umatnya di akhir zaman ini. Jika tidak, mengapa Baginda dikatakan nabi akhir zaman? Apa peranan-nya ?

Wahai Rasulullah saw, nabi akhir zaman, kami sedang berkursus untuk menyelamatkan diri dan keluarga dari api neraka. Sedangkan keluarga itu adalah keluarga poligami. Hadirlah dan ikut campurlah dengan mukjizatmu agar perkara yang sukar ini dapat kami laksanakan dan jayakan dengan begitu mudah. Agar semua yang merinduimu dapat diselamatkan dengan iman dan Islam.

Sunday, May 3, 2015

Tuhan Matikan Aku Khusnul Khatimah (hari ini)

Rasanya tiap hari kita berdoa:

"matikan aku dalam keadaan Islam"
"jadikan akhir hidupku khusnul khatimah"
"jauhkan aku dari api neraka"
"matikan aku dalam keadaan mati syahid"

Itulah harapan kita pada Tuhan.  Tapi,  rasanya permohonan tersebut hampa lagi hambar. Cinta dunia mungkin sudah terlalu tebal. Cinta dunia yang tebal telah menjadi hijab terhadap kehidupan akhirat.

Saya cukup tersentak apabila ada yang berkata,  tambahkan kata "hari ini" dalam doa tersebut. Hm... Kira2 apa perbedaan dalam perasaan kita?

A.  Tuhan,  matikan aku dalam keadaan Islam
B.  Tuhan,  matikan aku dalam keadaan Islam HARI INI

Walaupun secara ilmu kita akur bahwa mati bisa berlaku kapan saja, tetapi apakah perasaan kita seperti itu juga? Kita rasa hidup kita masih lama. Itulah cinta dunia.

Namun, jika dalam doa kita tambahkan "hari ini",  timbul perasaan yang bermacam-macam. Cobalah... Cukup untuk menyentak jiwa yang lalai.

Hm.... Itu cukup berkesan untuk kaum lelaki.  Kalau kaum wanita, lain lagi. Bagi lelaki, memohon mati hari ini adalah perkara yang cukup membuat takut pada Allah. Sedangkan bagi wanita,  perkara yang lebih menakutkan dari kematian adalah menjalani hidup dimadu.

Ngomong-ngomong mengenai madu, tahniah buat dua rekan yang baru saja melangsungkan pernikahan poligami. Selamat menempuh kehidupan yang makin penuh tantangan.

Selamat juga pada 6 pasang pengantin baru monogami.

6 pasang pengantin monogami dan 2 pasang pengantin poligami

Majelis pernikahan massal.


Monday, April 20, 2015

Sapi dan Pak Petani

Sebulan atau dua bulan yang lalu, saya lihat ada yang share step by step menggambar binatang di FB. Saya lupa siapa yang share. Tapi saya merasa kontennya cukup menarik. Tarikan garisnya cukup simple untuk anak-anak.


Cara menggambar sapi step by step


Baru tadi sore saya sempat main dengan anak sulung saya. Umurnya 6,5 tahun. Biasanya dari senin sampai sabtu dia asrama.

Saya tanya, "Ummu Hani mau gambar sapi ngak?"

"mau-mau" jawab Ummu Hani.

"Oke, ini ikutin aja caranya", kata saya.

Nah....ini dia hasilnya. Rupanya dia menambahkan imajinasinya bahwa sapi hidup di padang rumput, ada pohon, ada pak petani memakai caping sedang membawa rumput, dan si sapi yang sedang mengunyah rumput.

Hasil re-draw

Thursday, April 16, 2015

Dakwah Nabi Muhammad SAW ke Taif

Saya belum pernah menjejakkan kaki di Taif. Saya hanya pernah mendengar namanya. Satu tempat yang bersejarah dan penting terkait dengan dakwah Nabi Muhammad saw.

http://globalikhwan.or.id/7-1-nabi-muhammad-saw-berdakwah-ke-taif/
Lokasi Taif masih berdekatan dengan Mekah
Setiap kisah yang dialami oleh Baginda Nabi begitu menginsyafkan kita. Kesabaran Baginda menghadapi kaumnya untuk memperkenalkan Allah SWT agar dicintai dan ditakuti perlu kita contohi.

Bumi Taif menjadi saksi ketika Nabi Muhammad saw dilempari batu hingga berdarah kaki Baginda. Ketika itu datang malaikat Jibril bersama-sama Malaikat penjaga buki, sekiranya Baginda berkenan, maka bumi Taif akan ditelangkupkan sepertimana yang terjadi di Laut Mati. Tetapi BAginda begitu sabar dan sayang kepada umatnya. Baginda Nabi Muhammad saw masih berharap kelak anak cucu kaum yang menolaknya waktu itu dapat masuk Islam.

Saya pun lihat foto2 di Google Map, untuk melihat suasana sekeliling Taif.

dakwah ke taif
suasana pegunungan di sekitaran Taif


Semoga, suatu ketika nanti dapat rezeki mengunjungi Taif.

Saturday, April 11, 2015

Kisah Nabi Muhammad saw Makan Rumput Kering

Malam ini saya ingin sedikit mengulas kisah Nabi Muhammad saw makan rumput kering. Membaca kisah pemboikotan Qurays terhadap Bani Abdul Mutalib, Bani Abdul Manaf, dan Bani Hasyim, mengingatkan saya sebuah pertanyaan: "Apakah kalian pernah mengalami ujian tidak dapat makanan dalam sehari penuh?".

Dalam pengalaman kita bersama, rasanya hampir-hampir tidak ada yang pernah Allah uji dengan ketiadaan rezeki berupa makanan seharian penuh. Dalam kondisi paling susah sekalipun, dalam hari itu masih ada rezeki makanan yang Allah hantar kepada kita. Kalau ada yang pernah ngak dapat makanan 1 hari full apalagi 2 hari berturut-turut, silahkan share pengalamannya di kolom komen.

Dari sudut makan pun sepatutnya kita berterimakasih kepada Tuhan. Walaupun tiap-tiap hari kita tidak memperdulikan Tuhan, Tuhan senantiasa memberi kecukupan makan minum kepada kita. Di sisi lain kita perlu merasa cemas juga, takut-takut rezeki yang Allah bagi itu adalah bentuk istidraj (Rezeki dibagi dengan kemurkaan Tuhan). Ya....apabila kita makan dengan perasaan bahwa makanan itu datang karena usaha kita kemudian berdoa pun sudah ngak ingat lagi, kalaupun ingat berdoa hanya karena kebiasaan tapi hampa tanpa penghayatan.

"Allahumma bariklana fii ma razaqtana waqina 'adza bannar"

Cukup jelas dalam doa sebelum makan, Rasulullah saw ajarkan agar kita memohon perlindungan dari api neraka. Loh, apa kena mengena-nya makan dengan neraka? Takut....sepatutnya kita takut karena sebab makanan kita ditempatkan di neraka.

Mengapa? Kalau soal dari mana asal makanan itu sudah jelas-lah. Makanan yang kita makan perlu kita dapatkan dengan cara yang halal. Bukan makanan yang didapat karena mencuri. Dzat makanan yang kita makan pun perlu dipastikan halal.

Itu aspek-aspek lahirian yang bisa kita nilai bersama bahwa makanan dapat membawa ke neraka.

Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah aspek rohaniah ketika makan. Adab dalam menghadapi hidangan adalah mengingat-ingat jasa-jasa orang yang telah menjadikan makanan itu terhidang. Tentu tak sanggup jemari kita menghitung siapa saja yang berjasa. Mulai dari petani sampai terhidang di hadapan. Itulah hikmah doa Allahumma bariklana, Ya Allah berkahilah KAMI. Ya...KAMI itu saya dan semua orang yag berjasa dalam menyediakan makanan.

Kembali kepada kisah Nabi Muhammad saw makan rumput kering. Peristiwa pemboikotan itu tidak hanya berlaku sehari dua hari loh. 3 (TIGA) TAHUN saudara-saudara! Sungguh dasyat pengorbanan dan perjuangan BAginda NAbi Muhammad saw dan para Sahabat di peringkat awal perjuangan memperkenalkan Allah agar dikenali, dicintai dan ditakuti.

Allahumma sholli 'ala sayidina muhammad, wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in. Semoga Allah meningkatkan darajat mereka semua.




Thursday, April 9, 2015

Nomer Telepon PLN Babakan Madang Bogor

Kemarin ada yang kirim sms ke nomer HP saya.




Ini adalah kejadian yang terus berulang. Sudah beberapa kali orang telepon marah-marah ke nomer HP saya. Yang paling lucu adalah ketika ada yang langsung marah-marah tanpa bertanya terlebih dahulu. Dia langsung marah-marah karena ayam dia di dua freezer busuk. Ya gara-garanya mati listrinya kelamaan. Saya dengarkan saja. Lantas saya bilang, saya bukan PLN pak, saya tukang ngider air. Hehehe..waktu itu saya lagi bertugas edar air memang :D

Saya jadi penasaran darimana mereka dapat nomer saya.

Hm....hari gini tentulah Syeikh Al Mukarrom Gugel yang ngasih tau mereka. Untuk mengeceknya saya masukkan kata kunci "TELP PLN BABAKAN MADANG".

taraaaa.....rupanya twit laporan saya mengenai mati lampu di ruko menempati posisi pertama di gugel.




Loh tapi kok bisa mereka menganggap no saya yang 08179198525 itu adalah no PLN?

Taraaaa......klik saja keluar:



hahahaha....... @pln_123 no telp: 08179198525.

Orang-orang yang tidak pernah menggunakan twitter menyangka no telp PLN 123 adalah 08179198525.

Begitulah rupanya saudara-saudara....

UPDATE:

setelah tulisan ini di publish, masih saja ada yang menyangka nomer hape saya adalah nomer pengaduan PLN.

kasus 1.

orang: hallo PLN
saya: maaf bukan PLN, mati lampu ya pak?
orang: oh, bukan PLN ya. iya ni mati lampu hehehe
saya: PLN ke 123 aja pak

kasus 2.

sms dari 0878777211**

"met malam, ini nomor aduan PLN Babakan madang ya. KAmi di perumahan griya alam sentu blok C mlinjo tegangannya turun sejak sore tadi sd sekarang belum ada perbaikan. Mohon segera dilakukan perbaikan. terima kasih."